7 Kabupaten Kota Ikuti Penilaian Kandidat Paritrana Award 2024

img

POSKOTAKALTIMNEWS, SAMARINDA: Tujuh kabupaten kota  di Kaltim yaitu Kabupaten Berau, Paser, Kutai Timur, Panajam Paser Utara,  Kutai Kartanegara, Kota Bontang dan Kota Samarinda,  mengikuti  penilaian  melalui wawancara kandidit Paritrana Award  Tingkat Provinsi Kaltim tahun 2024.  di  Hotel Mercure Samarinda, Senin (28/7/2025).

Penilaian dan wawancara  kandidit Paritrana Award  Tingkat Provinsi Kaltim tahun 2024, dipimpin langsung  Sekretaris  Dearah Provinsi Kaltim Sri Wahyuni yang juga Ketua  Tim Penilai Kandidat Paritrana Award, didampingi beberapa anggota  panelis dari Kantor Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Kalimantan, Kadis Tenaga Kerja  dan Transmigrasi Provinsi Kaltim,  ketua dewan wilayah konfederasi  serikat buruh seluruh Indonesia Kaltim, ahli ekonomi  dan ahli jaminan sosial lektor fakultas ekonomi Unmul, ahli hukum dari Unmul ahli kebijakan publik dari Unmul.

Sri Wahyuni menjelaskan, di dalam  proses wawancara Paritrana Award, tentu bisa dilihat   bagaimana upaya-upaya innovasi dan komitmen yang dilakukan oleh pemerintah daerah kabupaten kota,  terhadap pelaksanaan jaminan sosial ketenagakerjaan.

“Tadi saat wawancara  ada berbagai variasi,  ada berbagai program inovasi,dan   kita juga  menanyakan daerah-daerah yang terjadi penurunan cakupan,  biasanya persoalan regulasi dan lain-lain,” terang Sri Wahyuni.

Melalui program jaminan sosial ketenagakerjaan, Sri Wahyuni berharap bisa melihat  bagaimana keberhasilan satu daerah, dan   itu juga bisa menjadi acuan untuk keberhasilan daerah lain.

“Misalnya ada daerah yang  bisa mensenergikan  dengan baik program-program ini,  tidak hanya berasal dari APBD tapi juga ada dukungan dari pihak  lain, yaitu perusahaan, dan seterunya dan itu yang kita harapkan,” tandasnya.

Sementara  tugas pemerintah daerah,  lanjut Sri Wahyuni  itu adalah menjadi fasilitator dan  Koordinator,  bagaimana pelaksanaan layanan jaminan sosial ketenagakerjaan ini bisa diterapkan sebelum optimal mungkin kepada warga masyarakat yang bekerja sebagai penerima upah maupun badan penyelenggaraan, terutama pekerja non formal.

Sri Wahyuni  menambahkan, pelaksanaan Paritrana Award tingkat Provinsi Kaltim tahun 2024, ada tiga daerah  yaitu  Kota Balikpapan, Kabupaten Kutai Barat dan Mahulu tidak mengikuti kegiatan ini.

“Mudah-mudahan  tahun depan, kabupaten dan kota yang tidak ikut tahun ini, bisa ikut, dan ini menjadi perhatian kita, karena kegiatan ini merupakan bagian dari kebijakan dan komitmen kepala daerah,”tegasnya.

Hasil dari penilaian Paritrana Award tingkat provinsi Kaltim ini, sambung Sri Wahyuni, nantinya akan diajukan ke tingkat  nasional menjadi perwakilan Kaltim, dan penilaian   Paritrana Award tingkat nasional ada lagi.

“Daerah maupun badan usaha  yang akan mewakili  Kaltim  nanti akan kita informasikan,”tutup Sri Wahyuni.

Sementara jadwal wawancara  untuk badan usaha sebagai  kandidat Paritrana Award Tingkat Provinsi Kaltim 2024, akan di ikuti  depalan badan usaha, yang   akan dilaksanakan  pada Hari Selasa (29/7/2025) di Hotel Mercure Samarinda.(mar)